Puluhan Warga Lebong Tandai Datangi Kantor Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara.” Pakarnews.id”
Bengkulu Utara, Pakarnews.id – Puluhan warga Lebong tandai kecamatan napal putih, datangi kecamatan kota Arga makmur Menuju kejaksaan negeri Bengkulu Utara. Selasa ( 15, 7, 2025 )
Salah satu perwakilan anggota masyarakat Lebong tandai, Sugiarto mengungkapkan kepada beberapa awak media, setelah selesai audiensi dengan pihak kejaksaan negeri Bengkulu Utara, mereka ingin menyampaikan kepada pihak kejaksaan negeri, mereka menolak kalau pengaduan terkait tidakan korupsi oleh kepala desa Lebong tandai ke kejaksaan tersebut atas nama masyrakat desa Lebong tandai.
Pasal nya, di dalam surat laporan tersebut terlihat ada beberapa tanda tangan masyarakat desa Lebong tandai. Karena masyarakat Merasa tidak pernah menandatangi surat laporan terhadap, melain kan tandatangan yang mereka lakukan itu guna nya untuk pembangunan jalan desa.
” Kami kesini meminta agar pihak kejaksaan negeri meninjau kembali surat laporan yang melampirkan yang mengatas nama kan kami warga desa, Karena kami merasa bahwa kami tidak pernah menandatangi surat untuk pengaduan kepala desa kami, yang kami tanda tangani itu adalah, untuk pembanguan jalan desa. Terang Sugiarto
Kami masyarakat juga menolak kalau adanya indikasi kegiatan pembangunan fiktif yang ada di desa. “Tambah nya”
Pernah beredar kabar menyatakan kalau kegiatan menggunakan dana desa untuk desa lebong tandai ada yang fiktif. Itu salah, Karana kegiatan yang di anggap fiktif tersebut benar benar di bangun oleh pemerintah desa, dan boleh di lihat langsung fisik yang sudah di bangun tersebut.”ungkap nya”
Sugiarto juga membantah kalau kepala desa kami melakukan korupsi, karena kami menilai kepala desa ( Kades ) kami adalah sosok pemimpin yang amanah, mudah bergaul dan transparan. Dengan demikian warga menduga kalau laporan tersebut disinyalir masih bernuansa politik, atau ada persoalan pribadi.”tambahnya lagi”
Harapan kami setelah audiensi ini, pihak kejaksaan negeri Bengkulu Utara tidak melanjutkan terkait laporan yang mengatas nama kan masyarakat tersebut.” Tutup Sugiarto”
Pada saat audiensi terlihat ada perwakilan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, ketua BPD, beserta masyarakat desa Lebong tandai lain nya. ( Redy )
















