Kwh Listrik Rusak, Pelangan Kecewa

152

Kaur – Listrik memang sangat di butuh kan oleh Masyarakat terutama di Kabupaten Kaur, akan tetapi sangat di sayangkan dikarnakan tidak ada hujan maupun angin sering tiba-tiba mati mendadak  apa lagi pada saat yang di butuhkan separti waktu mau Shalat Maghrib dan makan malam hal ini sangat mengecewakan Masyarakat yang mana dampak dari pada lampu sering hidup-mati secara mendadak ini akan mempengaruhi alat-alat Elektronik pelanggan sehingga akan cepat rusak, dan juga pada waktu saat awal listrik hidup kembali ini juga akan berdampak pada daya pemakaian di Kwh pelanggan, padahal Masyarakat selalu bayar setiap bulannya.

Saat awak Media konfermasi ke salah satu pelanggan Listrik di Desa Tanjung Harapan Kecamatan Semidang Gumay Kabupaten Kaur.  Yang mana petugas PLN mendatangi dan memeriksa Kwh atas nama Ujang, Menurut beliau hasil pemeriksaan dari petugas PLN (M. Rusydi Hasan, Regi Sumantri dan Aldi Aprizal) mengatakan Kwh saya rusak, padahal semua Kap, Tera, MCB, serta Segel semuanya baik, kemudian di coba lampu di nyalakan dan TV serta kipas angin semuanya hidup dan normal.

Menurut pelanggan tersebut semua lampu hidup tidak ada kendala dan setiap bulan saya bayar tagihannya sesuai dengan jumlah pemakaian kalau memang Kwh ini rusak tentunya lampu dan alat Elektronik saya pasti bermasalah dan tidak mungkin keluar tagihan pemakaian setiap bulanya.

Menurut petugas PLN  itu adalah tagihan uang tunggu, tapi anehnya jumlah tagihan uang tunggu itu selalu berubah-ubah,  ya kalau namanya uang tunggu tentunya jumlahnya tetap sama setiap bulan, sesuai dengan tarif Kwh pelanggan baik daya 450,900 atau 1300

Menurut pelanggan tersebut, hal ini membingungkan saya, maklum saya kurang mengerti tentang Listrik,  kata nya Kwh Rusak tapi lampu nyala semua,  bayaran tagihan setiap bulan terkadang bayar tinggi dan ada kalanya rendah, kalau itu di katakan Petugas PLN untuk bayar pemakaian terhutang, artinya petugas pencatat setiap bulan mendatangi dan mencatat pemakaian Daya Listrik itu berarti sekedar menjalankan tugas saja,, hal ini akan terjadi ada yang di untungkan dan ada juga yang di rugikan. Katanya. (Mursalin)