Gubernur Rohidin Ajak Manfaatkan Lahan Pekarangan

67

Di tengah situasi pandemi COVID-19 hingga saat ini, persoalan pangan dan ketahanan pangan keluarga menjadi trending topik isu yang tidak kalah menariknya dengan isu covid itu sendiri.

Untuk menjawab persoalan pangan di tengah terpaan pandemi COVID-19 saat ini, peran sektor pertanian menjadi garda terdepan untuk memberikan jawaban.

Salah satu program yang mendukung ketahanan pangan sebagai sumber pangan keluarga adalah Program Pengembangan Konsumsi dan Penganekaragaman dengan kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L).

Hal ini disampikan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat menghadiri sekaligus memberikan penghargaan kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) tahun 2021 di desa Suka Makmur Kecamatan Marga Sakti Sebelat Kabupaten Bengkulu Utara, 02 Januari 2022.

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung program pemerintah untuk penanganan daerah prioritas intervensi stunting dan penanganan prioritas daerah rentan rawan pangan,” terang Gubernur Rohidin.

“Atau pemantapan daerah tahan pangan melalui pemanfaatan lahan pekarangan, lahan tidur dan lahan kosong yang tidak produktif, sebagai penghasil pangan dalam memenuhi pangan dan gizi rumah tangga serta berorientasi pasar untuk meningkatkan pendapatan,” lanjutnya.

Kegiatan pemberian penghargaan P2L ini kata Rohidin, dilaksanakan untuk memberikan apresiasi dan menumbuhkan semangat serta kreatifitas kelompok P2L dalam upaya mewujudkan kedaulatan, kemandirian pangan keluarga serta memotivasi aparatur pemerintah daerah untuk memacu daerah dalam mewujudkan kedaulatan pangan.

Karena melalui P2L, sambung Rohidin, terbukti mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga di tengah merebaknya wabah COVID-19 dan sangat dirasakan manfaatnya oleh seluruh Kelompok Wanita Tani (KWT) penerima kegiatan P2L di kabupaten kota se provinsi Bengkulu.

Sementara menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu Ir. Yenita Syaiful, dengan dilaksanakannya pemberian penghargaan Pekarangan Pangan Lestari ini diharapkan ke depan akan tumbuh kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah tangga, maupun di lahan-lahan tidur, melalui kelompok afinitas, kelompok-kelompok masyarakat dengan Gerakan Ayo Menanam, Gerakan Hijau, Gerakan Mari Berkebun.

Hal ini terangnya, untuk memberikan contoh kepada warga sekitar agar mau memanfaatkan pekarangan sehingga banyak orang yang berkunjung dan menjadi inspirasi warga lain untuk menerapkan hal yang serupa di pekarangan rumah mereka.

Sebagai penerima penghargaan peringkat I Kelompok Wanita Tani (KWT) Berkah Srikandi Makmur Kabupaten Bengkulu Utara, peringkat II kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Sehati Rejang Lebong dan peringkat III Kelompok Wanita Tani (KWT) Bunga Dahlia Bengkulu Selatan.