Gubernur Rohidin Kunjungi Warga Yang Terima Listrik Gratis

109

Rumah berdinding papan kayu dan berlantai tanah milik Basiman, kini teraliri jaringan listrik. Listrik rumah tangga berkapasitas 450 volt ampere itu terpasang berkat program bantuan pasang listrik gratis yang diinisiasi Pemprov Bengkulu melalui Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral.

“Sebelumnya _nyambung_ dari mushola sebelah rumah,” cerita Basiman warga Desa Tanjung Iman II Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu, Senin (22 Maret 2021).

Dirinya merasa terbantu dengan pemasangan listrik gratis itu. Menurutnya, dengan aliran listrik yang tak menumpang lagi, bisa dimanfaatkan untuk membantu pekerjaan dirinya maupun istrinya di rumah.

Basiman merupakan kepala keluarga yang tercatat sebagai penerima Program Keluarga Harapan, Program Bantuan Pangan Non Tunai dan juga Jaminan Kesehatan. Hari itu, rumah Basiman bersama 72 rumah tangga lainnya, mendapat program bantuan pemasangan listrik 450 VA gratis.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang saat itu berkunjung ke rumah Basiman di Kaur mengatakan, bantuan pemasangan listrik gratis untuk rumah tangga miskin diberikan untuk meningkatkan kualitas hidup. Program-program sosial lainnya juga akan diintegrasikan oleh Pemprov Bengkulu. Harapannya, kualitas hidup masyarakat terus membaik, ekonomi bisa makin berdaya dan kemiskinan bisa dientaskan.

“Kita berterimakasih kepada seluruh pihak yang menjalin kolaborasi dan bersinergi membangun daerah. Program-program seperti ini perlu kita integrasikan, misalnya dengan program bedah rumah kemudian tentu pemberdayaan ekonomi,” ucap Rohidin di Kaur.

Dirinya juga mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang mengeluarkan tanggungjawab sosialnya dalam bentuk CSR kemudian dihimpun dalam program yang jelas. Menurutnya, program seperti bantuan pemasangan listrik gratis itu, manfaat dan targetnya sangat jelas. Selain membantu keluarga miskin, program itu juga meningkatkan rasio elektrifikasi di daerah.

“Pembangunan infrastruktur terus kita genjot, sinergi dalam tiap level pemerintahan tentu kita perkuat agar pembangunan benar-benar dirasakan dan bermanfaat bagi masyarakat. Kolaborasi program pembangunan juga kita jalin, agar hadirnya pemerintah dan juga perusahaan-perusahaan di wilayah Provinsi Bengkulu, memberikan manfaat bagi masyarakat,” terang gubernur.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas ESDM Provinsi Bengkulu Ahyan Endu mengatakan, Pemprov Bengkulu telah menganggarkan pemasangan listrik gratis 450 VA untuk masyarakat berpenghasilan rendah pada tahun 2020. Namun anggaran itu harus di-refocusing untuk penanganan pandemi Covid19.

“Tahun 2021 memang masih untuk penanganan Covid19 dan pemulihan ekonomi. Tapi program ini tidak berhenti, kita lanjutkan dengan skema berbeda. Tidak lagi dari APBD, bantuan pemasangan listrik gratis ini dari kelompok perusahaan melalui CSR. Jadi gotong royong untuk masyarakat miskin,” ujar Ahyan Endu.

Setelah Kaur, lanjut Ahyan, beberapa daerah juga sudah siap untuk dilakukan pemasangan listrik gratis. Target rumah tangganya, telah dilakukan pendataan dan verifikasi lapangan pada tahun 2019.

“Kalau data rumah tangga yang menjadi target sebenarnya mencapai 10 ribu dari 15 ribuan rumah tangga yang belum disambung listrik mandiri. Pemasangan listrik gratis ini regulasinya ada dari Kementerian ESDM. Lalu gubernur mem-breakdown program ini untuk wilayah Provinsi Bengkulu,” jelas Ahyan.

Dirinya menegaskan, program tersebut sangat layak untuk diintegrasikan dengan program pengentasan kemiskinan lainnya. Ini lantaran data yang terhimpun oleh dinas ESDM, target program pemasangan listrik gratis adalah rumah tangga miskin.

Pelaksanaan program pemasangan listrik gratis bagi warga merupakan salah satu prioritas target kebijakan pembangunan. Selain itu, penyaluran jaminan kesehatan bagi warga, program sosial, serta pembebasan denda dan pokok tunggakan pajak kendaraan bermotor roda dua.