Gubernur Bengkulu Kaji Rencana Belajar Tatap Muka

615

Gubernur Provinsi Bengkulu Dr.Rohidin Mersyah mengatakan Pemprov akan terlebih dahulu mengkaji kebijakan Kegiatan Belajar Tatap Muka (KBM).

“Mengenai KBM di sekolah, kami sudah mendengar arahan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sekarang kami sedang mengkaji lebih jauh rencana KBM secara bertahap” Ujar Rohidin Mersyah Minggu, 24/1/2021

“Jadi kita punya skenario terkait rencana KBM tatap muka dengan beberapa alternatif, tahap pertama tentu kita lakukan secara bertahap misal di hari senin dan selasa anak kelas 1 dan 2 saja yang sekolah, lanjut rabu dan kamis anak kelas 3 dan 4, jumat dan sabtu anak kelas 5 dan 6 artinya ada dua hari dalam seminggu anak sekolah sehingga kapasitas sekolah tidak full atau hanya terisi 30 persen, sebulan kemudian kalo kondisi stabil kita bisa tingkatkam menjadi seminggu tiga kali masuk. jadi skenario ini akan kita kaji bersama-sama mudah-mudahan akan berjalan dengan baik”, Ungkap Rohidin

Rohidin mengatakan yang terpenting adalah keselamatan anak-anak. Dia menyebut pihaknya juga akan berkonsultasi dengan para ahli terkait sekolah tatap muka ini.

“Tapi prinsip kita adalah keselamatan bagi anak-anak, bahkan kami akan konsultasi juga dengan ikatan-ikatan ahli di bidang kesehatan, di bidang pendidikan sehingga keputusan kita berdasarkan situasi di Bengkulu, lanjut Rohidin

Ia sebagai pengambil kebijakan tidak ingin mengambil risiko jika kebijakan KBM tatap muka dipaksakan karena dikhawatirkan membahayakan anak-anak sekolah. “Ya mungkin anak-anak senang sekolah tatap muka dibuka kembali. Tapi kalau membahayakan, kami sebagai pengambil kebijakan tidak mau ambil risiko,” katanya.

Rohidin mengakui penyebaran Covid-19 di Bengkulu ini masih tetap tinggi. Untuk itu, ia meminta kepada warga tetap mematuhi protokol kesehatan, yakni dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.