Bupati Mukomuko Sapuan Jalin Silaturahmi Dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

121

Mukomuko,Pakarnews.id – Bupati Mukomuko, Sapuan, tak melewatkan sedetikpun momen pertemuannya dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Senin (6/6/22).

Sejam penuh, Bupati Mukomuko Sapuan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berbincang, topik yang di bahas, mulai kelapa sawit hingga industri kreatif jadi topik yang dibahas keduanya.

Bukan tanpa alasan Sapuan jauh-jauh menemui Ganjar Pranowo. Menurutnya hampir separuh penduduk di Kabupaten Mukomuko merupakan transmigran asal Jawa Tengah.

Warga Mukomuko Kebanyakan dari mereka, kata Sapuan telah sukses menggarap bidang pertanian.

“40 persen dari warga kami itu dari Jawa Tengah pak, transmigran dan menggarap sawah. Jadi (Mukomuko) pertanian sangat baik, panennya rata-rata delapan ton per hektare,” ujar Sapuan.

Didampingi isterinya, Nurliyana Sapuan, Bupati Mukomuko juga mengatakan bahwa Daerahnya merupakan penghasil kelapa sawit terbesar di Provinsi Bengkulu. Namun keterbatasan infrastruktur jadi kendala.

Selain kelapa sawit, Sapuan juga sempat memamerkan produk UMKM batik yang sedang dikembangkan. Sapuan mengatakan, pengembangan UMKM batik ini melibatkan transmigran asal Jawa Tengah sebagai pembimbing.

“UMKM kami hari ini itu batik banyak belajar di Jawa Tengah dan kami mengambil pembimbing dari Jawa Tengah. Harapan kami industri kreatif ini berkembang dengan kerjasama sepeti ini,” ujarnya.

Ganjar Pranowo dalam kesempatan itu mengapresiasi semangat Bupati Mukomuko Sapuan yang bergerilya untuk menyokong kemajuan Ekonomi dan Industri kreatif di wilayahnya.

“Kita coba bangun relasi, tadi beliau sampaikan buat batik, yang di sana tidak ada ahli dan mengambil dari pekalongan untuk melatih,” katanya.

Ganjar mengatakan siap mendukung kerjasama antar dua daerah. Ganjar juga akan menyempatkan waktu untuk hadir menengok langung transmigran di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.

“Kemudian hubungan antar daerahnya bisa lebih bagus atau barangkali ekonomi kreatif semacam ini bisa kita kembangkan,” katanya.

Ganjar juga melihat potensi pengelolaan kelapa sawit yang ada di Kabupaten Mukomuko. Dengan pembahasan yang lebih intens.

Ganjar tidak menutup kemungkinan akan terjadi kerjasama antara Jawa Tengah dan Kabupaten Mukomuko.(Rudi)