Pemdes Lubuk Saung Gelar Rembuk Stunting, Tekankan Pola Asuh dan Gizi Seimbang Sebagai Kunci Pencegahan

188

Pemdes Lubuk Saung Gelar Rembuk Stunting, Tekankan Pola Asuh dan Gizi Seimbang Sebagai Kunci Pencegahan.”Pakarnews.id”

Bengkulu Utara.Pakarnews.id – Pemerintah Desa lubuk saung menggelar kegiatan Rembuk Stunting, Melalui Konvergensi Pencegahan Stunting, Kita Wujudkan Sumber Daya Manusia yang Unggul Menuju Indonesia Maju. Kegiatan di laksanakan di aula kantor Desa Lubuk Saung , Kecamatan Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara, Kamis (15/5/2025),
Peserta Rembuk Stunting dengan seksama mendengarkan materi yang diberikan oleh narasumber

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, di antarnya camat Kecamatan Arga Makmur Syafaruddin, S,ST.,M.SI, kepala desa lubuk saung, Pihak Puskesmas Arga Makmur, bidan desa, kader Posyandu, Ketua BPD dan jajarannya, seluruh perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Lubuk Saung, Kadi Ismanto. menegaskan pentingnya pola asuh yang tepat sebagai salah satu faktor utama dalam pencegahan stunting. Menurutnya, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk mendukung program pemerintah agar berhasil menekan angka stunting.

“Upaya pemerintah sudah sangat maksimal. Namun, keberhasilan program ini tak akan tercapai tanpa dukungan dari masyarakat, terutama dalam hal pola asuh yang benar dan kesadaran akan pentingnya konsumsi gizi seimbang,” tegas kades”

Ia juga menambahkan bahwa orang tua perlu terus meningkatkan pengetahuan mereka mengenai stunting dan cara pencegahannya. Salah satu langkah nyata adalah dengan rutin memantau tumbuh kembang anak melalui Posyandu, menjaga kebersihan lingkungan, serta memastikan akses terhadap sanitasi yang layak.

“Pencegahan jauh lebih efektif daripada penanganan. Oleh karena itu, pencegahan harus dimulai sejak masa kehamilan dengan memastikan asupan gizi ibu terpenuhi,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat kecamatan Arga Makmur, Syafaruddin, S,ST.,M.SI, juga hadir, memaparkan berbagai aspek terkait stunting, mulai dari definisi, penyebab, hingga langkah-langkah pencegahannya.

Dalam penjelasannya, camat menekankan pentingnya pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama, dilanjutkan dengan MPASI yang bergizi, terutama yang kaya protein hewani. Ia juga menyoroti pentingnya suplemen gizi bila diperlukan, penerapan pola hidup bersih dan sehat, serta pemberian imunisasi rutin sesuai jadwal.

Kegiatan rembuk stunting ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menciptakan generasi yang sehat dan bebas stunting demi masa depan Indonesia yang lebih baik. ( R )