Polres Bengkulu Utara Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim Sambut Ramadhan 1447 H.” Redy / Pakarnews.id “
Bengkulu Utara, Pakarnews.id – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H tahun 2026, Kepolisian Resor (Polres) Bengkulu Utara menggelar kegiatan doa bersama yang berlangsung khidmat di Selasar Gedung Polres Bengkulu Utara, Rabu (18/02/2026) sore.
Kegiatan yang dimulai pukul 16.15 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Bakti Kautsar Ali, S.Sos., S.I.K., M.H., serta dihadiri oleh Wakapolres Kompol Januri Sutirto S.H., jajaran pejabat utama (PJU), para Kapolsek, personel Polres, hingga pengurus Bhayangkari Cabang Bengkulu Utara.
Dalam sambutannya, Kapolres AKBP Bakti Kautsar Ali menyampaikan bahwa doa bersama ini merupakan wujud rasa syukur sekaligus upaya memperkuat spiritualitas seluruh personel. Ia menekankan bahwa momentum Ramadhan harus dijadikan sarana introspeksi diri untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.
”Ramadhan adalah sarana kita meningkatkan kedisiplinan, keikhlasan, dan semangat dalam melaksanakan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar Kapolres.
Beliau juga menegaskan komitmen Polres Bengkulu Utara untuk menjaga stabilitas keamanan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah di bulan suci dengan damai dan harmonis.
Acara dilanjutkan dengan pembacaan Manaqib dan Doa Bersama yang dipandu oleh Kyai Sutarman dari Pondok Pesantren Darussalam. Seluruh hadirin tampak larut dalam doa, memohon keberkahan, keselamatan, serta kelancaran tugas kepolisian dalam menjaga situasi Kamtibmas di wilayah hukum Bengkulu Utara agar tetap kondusif.
Suasana haru dan penuh keberkahan semakin terasa saat memasuki penghujung acara. Sebagai bentuk kepedulian sosial, Polres Bengkulu Utara memberikan santunan kepada:
Anak yatim dari Yayasan Panti Asuhan Durratul Farhan.
Anak yatim dari Yayasan Panti Asuhan Amanah.
Santri Pondok Pesantren Darussalam Desa Tegal Rejo.
Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan empati dan semangat berbagi di lingkungan Polri, sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dengan tokoh agama dan masyarakat setempat.



















