Presiden hadiri KTT APEC ke-26 di Papua Nugini

83

Jakarta – Konferensi Tingkat Tinggi Pemimpin Asian-Pacifik Economic Cooperation (KTT APEC) atau kerja sama ekonomi negara-negara kawasan Asia Pasifik ke-26 di Port Moresby, Papua Nugini, dihadiri oleh Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana.

Menurut keterangan pers Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, Presiden dan rombongan berangkat menuju Papua Nugini dari Bandar Udara Internasional Mopah di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua, menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 pada Sabtu, (17/11) pukul 08.20 WIT.

Beberapa agenda presiden di Papua Nugini diantaranya adalah setelah sampai di Port Moresby, Presiden akan langsung menerima paparan dari the APEC Business Advisory Council (ABAC) Indonesia dan melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Kepulauan Solomon Rick Nelson Houenipwela.

Siangnya, Presiden dijadwalkan menghadiri rangkaian Pertemuan Pemimpin APEC yang dimulai dengan pertemuan antara ABAC dengan Kepala Negara/Pemerintahan APEC. Presiden juga akan mengikuti dialog antara Pemimpin APEC dengan pemimpin negara Kepulauan Pasifik.

Sorenya, Presiden direncanakan melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Papua Nugini Peter O’Neill serta pertemuan bilateral dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping.

Sebagai penutup agenda Sabtu, malam harinya Presiden dan Ibu Iriana akan menghadiri jamuan makan malam dan pertunjukan kebudayaan bagi Pemimpin APEC.

Turut serta mendampingi Presiden dan Ibu Negara dalam penerbangan ke Papua Nugini antara lain Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono.

Selain itu ada Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, Kepala Protokol Negara Andri Hadi, Sekretaris Pribadi Presiden Anggit Noegroho, Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono dan Staf Khusus Presiden Adita Irawati.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong telah terlebih dahulu tiba di Papua Nugini untuk menghadiri pertemuan tingkat menteri.