Bupati BU Terima Kunker Kementerian PUPR Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan Integrated Nursery Farming System

174

Bengkulu Utara, Pakarnews.Id – Bupati Bengkulu Utara, Ir. H. Mian menerima kunjungan kerja lapangan bersama Direktur Irigasi dan Rawa Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR di PT Agricinal, Kecamatan Putri Hijau, Bengkulu Utara. Selasa, (14/03/2023).

Kunjungan kerja Direktur Irigasi dan Rawa Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR Dr. Ismail Widadi ST, MSc beserta jajaran dalam rangka peninjauan lokasi rencana pembangunan Integrated Nursery Farming System di Kabupaten Bengkulu Utara dan satu satunya di Provinsi Bengkulu nantinya.

Kunjungan tersebut merupakan upaya BWS Sumatera 7 dalam melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap program-program pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya air yang dilakukan di Bengkulu Utara. BWS Sumatera 7 sendiri merupakan lembaga pemerintah yang bertanggung jawab dalam mengelola dan memanfaatkan sumber daya air di wilayah Sumatera.

Dalam sambutanya Direktur Irigasi dan Rawa
Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR
Dr. Ismail Widadi ST, MSc menyampakan terkait audensi bapak Bupati BU ke kementerian dalam penyampaian program rencana pembangunan Integrated Nursery farming System di Bengkulu Utara ini adalah merupakan program yang sangat bagus dan baik ini sesuai arahan bapak presiden dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Tujuan kami untuk meninjau langsung kesiapan tempat, sumber air topografi dan kesesuaian lahan yang akan menjadi rencana tempat pembangunan nantinya,”ucapnya.

Bupati Bengkulu Utara Ir. H. Mian mengatakan pemerintah daerah beserta jajaran tentunya berterima kasih dengan kedatangan dari Kementerian PUPR hari ini kita mendapatkan kunjungan langsung kelapangan, dalam rangka program yang kita sampaikan ke kementerian PUPR yang langsung di tindak lanjuti.

Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara menyambut baik kunjungan kerja ini dan menyatakan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan pengelolaan sumber daya air di wilayah Bengkulu Utara. Selain itu, Bupati juga mengapresiasi upaya Kementerian PUPR BWS Sumatera 7 dalam melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap program-program pengelolaan sumber daya air yang kita lakukan.

Integrated Farming merupakan sistem pertanian dengan memanfaatkan keterkaitan antara tanaman perkebunan/pangan/hortikultura) serta ternak dan perikanan untuk mendapatkan agroekosistem yang mendukung produksi pertanian, peningkatan ekonomi dan pelestarian sumberdaya alam.

Integrated Farming System atau sistem pertanian terpadu merupakan sistem pertanian yang mengintegrasikan kegiatan sub sektor pertanian, tanaman, ternak, ikan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas sumber daya (lahan, manusia, dan faktor tumbuh lainnya), yang mendukung produksi pertanian, peningkatan ekonomi dan pelestarian sumberdaya alam, serta kemandirian dan kesejahtraan petani secara berkelanjutan.

Lebih lanjut Bupati BU Ir. H Mian mengatakan penerapan pertanian terpadu pada dasarnya adalah mengoptimalkan pemanfaatan seluruh potensi sumber daya yang ada sehingga, terjadi hubungan timbal balik secara langsung antara lingkungan dalam ekosistem lahan pertanian dan lainnya.

“Kunjungan kerja lapangan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menjalin kerja sama antara pemerintah daerah dan BWS Sumatera 7 dalam upaya menjaga keberlanjutan pengelolaan sumber daya air dan pertanian di Bengkulu Utara,”tutupnya.Adv/Heri)