Lembaga SMCE Siapkan Adakan Diskusi Peran Media Melawan Hoax dan Mengawal Demokrasi Secara Kontruktif

131

Jakarta – Lembaga nirlaba Sosial Media for Civic Education (SMCE) menggelar Peran Media Melawan Hoax dan Mengawal Demokrasi Secara Kontruktif Demi Suksesnya Pembangunan 5 Tahun Kedepan. Acara ini rencananya akan digelar Rabu, (24/07/2019) jam 13.00 WIB sampai usai di Hotel Cetral, Jakarta.

“Pemerintah yang memiliki legitimasi yang kuat perlu diimbangi dengan Oposisi yang cerdas, tanpa hal itu Demokrasi kurang bermakna, Pemerintah akan berjalan tanpa ada yang mengkoreksi, maka diperlukan kekuatan diluar pemerintahan yang sama-sama memiliki tujuan memajukan bangsa namun dengan peran ysng berbeda,” kata Wasil Direktur Eksekutif Lembaga SMCE dalam rilisnya, Minggu (21/01/2019).

Menurut Wasil, untuk mengabdi pada bangsa dan negara, unsur kekuatan politik yang dalam hal ini direprestasikan oleh Parpol tidak harus masuk dalam Pemerintahan semua. Sebab katanya, mengabdi pada bangsa dan negara dapat dilakukan semua pihak dan dalsm bentuk berbagai hal serta disemua lini, dengan kemampuan peran dan profesi masing-masing.

“Janganlah pengabdian dijadikan dalih untuk menikmati kekuasaan bersama pemerintah. Padahal sebelumnya sebagai rival yang sering mengkritisi pemerintah, bahkan tanpa basis data yang benar sekalipun. Menjadi Oposisi pun kalau menjalankan fungsinya dengan baik dan berdasarkan data serta fakta yang benar, maupun mampu memberikan sesuatu yang bersifat konstruktif, adalah juga manifestasi dari pengabdian bagi bangsa dan negara,” jelas Wasil.

Terakhir katanya, jika yang menjadi pertimbangan adalah kepentingan bangsa, maka sebaiknya tetap ada partai yang menjadi oposisi sebagai bagian dari pelaksanaan demokrasi. Oleh karena itu tatanan yang konstruktif tidak berbasis data hoax, serta tidak menggunakan kemasan-kemasan yang dapat memecah belah persatuan, ukurannya yaitu kemajuan adanya penegakan hukum untuk kemajuan bangsa.

“Dalam diskusi ini akan dimoderatori Syafrudin Budiman SIP (Konsultan Media dan Politik) dan dihadiri pembicara yang ahli dalam kajian-kajian politik dan media. Diantaranya, Agus Sudibyo Pimpinan Dewan Pers, DR. Arbi Sanit Pengamat Politik UI, M. Antoni Wartawan Senior Antara dan Abdul Kadir Karding Politisi PKB,” pungkas Wasil. (red)