Pembangunan Fisik Dari Dana Desa, Desa Lubuk Gedang Di Duga Gagal Total

474

Mukomuko – Prmerintah Desa Lubuk Gedang di duga mengelapkan dana desa (DD) tahun Anggaran 2019. Pasal nya, pembangunan Drainase pada tahun 2019 yang bersumber dari dana desa ,desa lubuk gedang kec lubuk pinang kab mukomuko, di duga gagal total. Seperti penyapaian salah seorang warga desa lubuk gedang, inisial YN , menyapai kan. pembangunan Drainase tersebut tidak di selsaikan bahkan tidak di bangun, dan sangat merugi kan kami selaku masarakat desa ini, ungkap nya.

Dalam hal pembangunan tersebut, awak media mengkompermasi kan kepada ketua BPD desa lubuk gedang, kamer geisyah.
Kamer geysah, ketua BPD Desa Lubuk Gedang tersebut, membenarkan pembangunan drainase itu, benar belum di selsaikan, cuma hanya sebatas di gali lobang sama beli benang saja, dan angaran pembangunan itu pun tedak tau arah nya di kemanakan, ungkapnya

Lanjut kamer, Kami selaku BPD desa lubuk gedang, telah ber upaya utuk ber kordenasi dengan pihak pemerintah desa dan juga kepada kepala desa. dan juga kami selaku BPD telah memberi arahan yang lebih baik, namun tetapi tetap saja tidak di indah kan oleh pemerintahan desa, bagian pelaksana pembangunan. dan juga kepala desa tersebut.

Sambung kamer, Untuk menindak lanjuti laporan warga, terkait pembangunan drainase itu kepada BPD. Dan kami selaku BPD desa lubuk gedang, berserta warga desa lubuk gedang, mendatangi kantor inspektorat pada tahun 2020 yang lalu, dan memasukan laporan terkait drenase tersebut. inspektorat Sukiman turun ke lokasi pembangunan drenase tahun 2019 itu. namun sapai tahun sekarang, tahun 2021 ini belum ada juga kabar tindak lanjut atas pembangunan itu. Ukap kamer.

kamer juga ber harap kepada pemerintah inspektorat yang sekarang, dapat bisa minindak lanjuti, atas drenase yang tidak terlaksana tahun 2019 tersebut, di karna kan masarakat masih tetap bertanya ke pada kami selaku BPD desa lubuk gedang ini, kami pun di datangi terus menerus oleh tokoh masarakat, terkait tindak lanjut atas pembangunan drenase tahun 2019 itu. dan juga sangat merugikan masyarakat desa lubuk gedang.tutupnya. (Rudi)