” Tukang Buat Atap Rumbio Meradang” Mala  Anak Kades  Dapatkan Bantuan  BLT DD

219

Bengkulu utara – Masih seputuran polemik Pembagian BLT DD dan Sejenisnya saat ini masih meninggalkan cerita hangat yang patut disimak dan kedepan nya menjadi pembelajaran penting bagi kita bersama,  Lanjutan  protes warga sampai hari ini masih berkepanjangan Di Desa Datar Macang Terkait  Dugaan pengambilan,penyunataan Uang Bantuan BST Rp. 50.000 kepada warga penerima  Bantuan BST ( Bantuan Sosial Tunai) Dengan dalih ongkos mobil, dan kurang nya Keterbukaan pemerintah Desa Dengan Tokoh masyarakat dalam hal musyawarah Desa .

Pengusulan dan pembangunan kurangnya koordinasi yang baik,  Ini sangat disesalkan oleh masyarakat Datar macang,  Hal ini juga dirasakan oleh Dahari pria yang berprofesi menyondok atap rumbia ini sangat kecewa dan kesal terhadap kebijakan yang diambil oleh pihak pememerintah Desa dalam menentukan orang orang yang berhak sebagai penerima manfaat Bantuan  BLT DD Rp.600.000 rupiah “ Masa  anak Kades dapat BLT DD  Sedangkan saya tidak dapat  saya hanya berpenghasilan 20.000 rupiah sehari menghidupkan istri dan anak, Sedangkan mereka saya anggap  sangat mampu dari pada saya kok dapat BLT DD”  Ujar Dahari.

Saya sudah nemui Ketua BPD Desa Datar Macang  Midun’  Lansung saya tanyakan “ Kenapa Anak Kades dapat Bantuan  BLT DD Sedangakan saya tidak”  Ketua BPD menjelaskan  “Betul memang Andri ( Anak Kades Dtar Macang) Dapat alasannya Salon andri dan music terdampak Covid 19 semenjak musibah virus pandemi  Covid 19 sudah 6 bulan tidak ada pekerjaan”  kata ketua BPD menjelaskan kepada Dahari ,  Menurut Dahari masih banyak yang lebih susah dan layak dari pada anak kades yang dapat Bantuan  BLT DD”  Saya tidak dapat Bantuan BLT DD biarlah, Tapi yang lain ade gi melarat kunei uku coa Dapet,  Ujar Dahari Dengan Tokoh Masyarakat Datar Macang Bukri,  Yang pernah juga jadi Kades  ini.

Ketika Wartawan Media Ini mengkonfirmasi hal ini Melalui Telepon Gengam (Hp) tadi malam 13/06/2020. Bukri menegaskan Sangat perihatin betul dengan persoalan ini, Bukri juga menyamapaikan “ Rumah saya ini dek beberapa malam ini terus didatangi masyarakat yang mengeluhkan terkait bantuan  Dari Dampak Covid 19 ini, bahkan saya uda berapa malam ini tidak tudur,  Masyarakat datar macang terus berdatangan kerumah saya menangis dan mengeluh, Tidak mungkin saya usir masyakat bertandang dan datang kerumah saya”  Ujar bukri’ saya hanya memohon ridho Allah semoga ini menjadi amal ibadah saya membantu masyarakat” tutupnya.

Saat di konfirmasi dengan Sekretaris Kecamatan (Sekcam)  Air Besi terkait dugaan Anak Kepala Desa Datar Macang salah satu penerima Manfaat Bantuan  BLT DD, Beliau tidak menyangkal dan membenarkan Sesuai yang tertuang di Berita Acara penerima manfaat Bantuan  BLT DD, yang diketahui oleh pihak  BPD Datar Macang. Saat disinggung atas dasar dan pertimbangan apa Anak  kades menerima Bantuan BLT DD, Nah kalau itu saya tidak tau Dek, Ujar sekcam “ karena saya tidak hadir dalam musyawarah desa penentaun Yang berhak Sebagai penerima manfaatBantuan  BLT DD, Mungkin yang turun kepalangan  Pak Camat Air Besi langsung”  Tutur sekcam termuda dibengkulu utara ini. ( Rinto )