PEMDES, Datar Macang Tidak Membantah Ada Pengambilan Uang Sebesar Rp.50.000 Dengan Warga Penerima Manpaat BST Kemensos

253

Bengkulu utara – Masih dalam penomena Bantaun Pandemi Covid 19 banyak meninggalkan cerita. Baru baru ini Bantuan BST kemensos yang di terima  oleh warga Desa Datar Macang   Sebesar Rp.600 Ribu, Disunat Rp.50.000  Perorang ini disampaikan kan oleh Salah satu Waega,  Narti dan kawan kawan kepada awak Media Pakarnews,  Kamis, 11/06/2020″ Namun Hal ini dibantah oleh salah satu Perangakat Desa Datar Macang dalam hal ini kadun tiga Aspari ( oyot)  Dengan awak Media Pakarnews,  Jum’at  12/06/2020.

Kadun membantah jika ada pemotongan kepada warga penerima manpaat Bantuan  BST, Bukan pemotongan pak  ” Tapi kesepakatan warga meberi Uang Rp. 50 .000 Perorang sebagai Ongkos Mobil dan mereka sepakat, Dalam hal ini tidak hanya warga kadun tiga,  Tapi juga Kadun satu dan dua  Berdasarkan kesepakatan naik mobil aja biar terjaga kekompakan dan keselamatan”  Ujar kadun, “Seyogyanya yang mengantarkan warga dalam pengambilan Uang  Batuan  BST Kemensos ke Lubuk Durian ini adalah Kepala Desa,  Tapi beliau berhalangan maka kami para kadun yang mengkoordinir;  Ujar Aspari   Saat dikonfirmasi  Wartawan Media Pakarnews,

Berbeda dengan  Tokoh Pemuda Desa Datar Macang Bustanil.A.  Angkat bicara seputaran Dugaan pemotongan yang dilakukan oleh perangakat, “Memang ada  bang , Uang itu warga kasi ke kadun perorang  Rp.50.000 Dengan Dalih Ongkos mobil, Nnamun dalam hal ini warga sangat Keberatan alasannya kami bisa pakai motor sendiri ke lubuk durian atau kami bisa berbonceng dengan Keluarga Lain yang mengbil Bantuan itu Juga , namun  kadun melarang warga mengunakan motor ,  Apabila warga mengunakan motor , “ Kami tidak mau mengurus pencairan uang BST ini ujar kadun kepada warga,  Kalu ndak di urus naik mobil samo samo”  Seraya Bustanil menirukan suara warga.

Menyikapi hal ini  Salah Satu Tokoh Pemuda Kabupaten Bengkulu utara Nardi zarial angkat bicara “ seyogyanya Bantuan BST ini harus dirasakan manpaatnya oleh warga, Bukan mala menjadi beban bagi warga penerima Bantuan Covid 19, Melaui program Kemensos,   Saya mintak kepada pihak PEMDES bahkan pihak Kecamatan agar mencari jalan Solusi terkait persoalan ini,  Yang terpenting dalam pencairan tahap berikutnya Zarial mintak kepada pihak  PEMDES  Jangan melakukan pengkondisian Mobil,  Silakah masyarakat Mau naik motor, Sepeda bahkan jalan kaki sekalipun serahkan Hak kebebasan kepada masyarakat dalam pengambilan  Bantuan BST Kemensos di Kantor POS Lubuk durian”   Ujar Nardi.  ( Rinto )