Era Gubernur Rohidin, Akan Dibuka Akses Lebong-Jambi

226

Bengkulu – Gubernur Provinsi Bengkulu Dr.Rohidin Mersyah terus berbuat untuk kemajuan Provinsi Bengkulu, salah satunya dengan mempercepat rencana membuka akses Lebong -Jambi. Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan Gubernur Jambi dengan Gubernur Bengkulu di VIP Room Rumah Dinas Gubernur Jambi, Selasa (23/6) sore.

“Kita sudah sangat siap dengan dokumen perencanaan usulan pembukaan jalan tersebut, bahkan sudah memplot anggarannya untuk tahun 2021,”Ujar Rohidin

Dirinya merencanakan untuk melakukan kerjasama dengan Pangdam II/Sriwijaya untuk membuka jalan baru dimaksud. Salah satu poin penting Memorandum of Raflesia adalah membuat konektivitas antar provinsi di Sumatera itu betul-betul terhubung.

Konektivitas Bengkulu-Jambi, kata Gubernur Bengkulu, menjadi kebutuhan yang sangat mendesak, untuk bisa direalisasikan secara bersama-sama. Karena Jarak antara Kabupaten Lebong, Bengkulu dengan Kabupaten Merangin, Jambi, dengan jarak kurang lebih 35 Km.

Selain akses Lebong -Jambi juga akan dibangun jalan akses Kabupaten Mukomuko-Kerinci.

“Kedua poros ini tidak saja mempersingkat rentang kendali transportasi maupun mobilitas orang yang menghubungkan kedua kabupaten, tetapi lebih pada pengamanan masyarakat jalur evakuasi. Namun, karena berada di kawasan Taman Nasional maka kesepakatan yang terbentuk dan kesesuaian dengan tata ruang wilayah Sumatera,” jelasnya.

Tentu nanti akan ada pembahasan secara teknis dengan Balai Konservasi untuk wilayah Taman Nasional Kerinci Seblat maupun lanjutan Taman Nasional Bukit Barisan, dengan kementerian teknis terkait.

Sementara itu Gubernur Jambi, Fachrori Umar, mengatakan, bahwa pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan bersama para Gubernur se-Sumatera yang telah ditandatangani dalam bentuk Piagam Memorandum of Raflesia tahun 2019 lalu.

Serta sebagai Langkah lanjutan dari hasil pertemuan Gubernur se-Sumatera dengan Bappenas pada Rapat Koordinasi Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2021 antara Bappenas dengan para Gubernur se-Sumatera tanggal 4 Maret 2020.

“Kedua provinsi harus dapat saling mendukung dan bersinergi, agar dapat sama-sama berkembang maju dalam berbagai hal, terutama dalam konteks kesejahteraan masyarakat, terlebih lagi Jambi dan Bengkulu, selain berbatasan langsung, juga memiliki kedekatan sosial, budaya dan kultural,” kata Fachrori.

Oleh karena itu, Gubernur Jambi menyambut baik dan mengapresiasi usulan dari Bengkulu untuk menginisiasi rencana kerjasama ini. Untuk itu, kiranya kedua belah pihak dapat segera menyiapkan langkah-langkah dan kajian menyeluruh.

“Kami akan bahas usulan Gubernur Bengkulu kepada instansi terkait. Pada prinsipnya, kami menyambut baik usulan program ini. Tinggal menyiapkan kajian dan pedoman peraturan perundang-undangan yang berlaku, agar pelaksanaannya nanti dapat berjalan lancar,” pungkasnya.(Red)