Berikan Bantuan, Mian Didorong Ikuti Gaya Helmi Hasan

111

Bengkulu Utara – Ketua Forum Badan Permusyarkatan Desa (BPD) Kabupaten Bengkulu Utara Irwandi, S.Ip mendorong agar Bupati Bengkulu Utara Ir.Mian mengikuti gaya atau meniru program Walikota Bengkulu Helmi Hasan dalam memberikan bantuan bagi masyarakat yang terkena dampak Covid 19.

“Kita meminta agar pak Mian bisa ikuti cara Helmi Hasan dalam memperhatikan rakyatnya yang terkena dampak Covid 19, pemberian bantuan beras dan mie instan yang merata untuk semua masyarakat kota Bengkulu tersebut sangat membantu rakyat yang sekarang dalam kesusahan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Untuk itu kita minta agar pak Bupati segera anggarkan bantuan yang merata bagi semua masyarakat Bengkulu Utara soalnya uang hasil refocusing 18 Milyar baru terbelanja 2 Milyar artinya masih banyak uang yang belum dibelanjakan” Ujar Irwandi

Ditambahkan Irwan agar pak Mian untuk tidak setengah hati dalam mengambil kebijakan yang memang bersetuhan langsung kepada masyarakat.”Uang hasil refocusing banyak tapi sampai hari ini baru sedikit sekali yang di belanjakan, itukan uang rakyat ngak ada salahnya dibagi rata sama rakyat, apalagi rakyat sekarang sedang kesusahan jangankan yang miskin yang punya usaha saja sekarang ini susah, soalnya ngak ada pembeli yang berbelanja artinya semua kena imbas akibat covid 19,” Ujar Irwandi

Sementara itu Bendahara Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bengkulu Utara Suheri Kasmudi juga mendukung aksi pembagian sembako yang merata.”Pemerintah seharusnya lebih tegas dalam mengambil kebijakan seperti halnya pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang sekarang sedang di proses oleh pemerintah, diprediksi akan menjadi masalah di tingkat desa karena uang yang dianggarkan terbatas sedangkan semua masyarkat sekarang sangat membutuhkan bantuan. Untuk itu kita dorong agar Pemerintah Daerah (Pemda) segera mengalokasikan anggaran melalui dana APBD untuk pendamping Dana Desa (DD) dalam pemberian BLT agar semua masyarakat dapat merata merasakan dana BLT karena sekarang semua rakyat terkena dampak tinggal lagi bagi yang tidak mau menerima dengan kesadaran di kembalikan dengan pemerintah,” Ujar Suheri (Red)