Respon Cepat, Pemrov Bengkulu Bantu Korban Banjir

224

Respon cepat, Pemerintah Provinsi Bengkulu turun meninjau langsung lokasi banjir. Hujan yang terus mengguyur Bengkulu sejak Rabu 29 Juni hingga Kamis ini (30/6/2022) mengakibatkan beberapa titik di Kabupaten Seluma terendam banjir.

Disampaikan Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Fahriza saat meninjau Desa Jenggalu, bahwa ada 7 titik di Kabupaten Seluma yang terdampak akibat curah hujan tinggi yang terjadi dalam 2 hari ini. Selain Desa Jenggalu rombongan juga meninjau Desa Padang Pelasan Kecamatan Air Periukan.

“Tadi kita juga sudah mengunjungi titik yang lain di Padang Pelasan tadi kita bertemu asisten I Seluma, memang masih ada beberapa rumah warga kita yang sampai sore ini masih terendam, di Jenggalu ada 64 rumah yang masih terendam jadi tentu saja masih butuh banyak bantuan,” jelas Plh. Sekda Fahriza.

Dalam kesempatan ini Plh. Sekda Fahriza juga menyerahkan bantuan dari pemerintah provinsi Bengkulu yang langsung diterima oleh kepala desa setempat, berupa makanan cepat saji, air minum, tenda dan selimut.

“Atas nama pak gubernur kami juga menyampaikan melalui dinas sosial dan BPBD kita berupa tenda gulung, ada selimut, makanan siap saji dan air mineral. Mudah – mudahan bisa sedikit membantu masyarakat kita yang berdampak ini. Ada salam dari pak gubernur kepada warga kita di sini untuk bersabar dan berdoa semoga bencana ini segera berlalu,” jelas Fahriza.

Asisten I Kabupaten Seluma Hendarsyah mengungkapkan terdapat 7 kecamatan yang terdampak banjir. Di mana ada sekitar 20 desa, mulai dari kecamatan Semidang Alas Maras sampai ke kecamatan Sukaraja yang terendam. Ia menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan dari pemerintah provinsi Bengkulu yang langsung turun memberikan bantuan.

“Jadi kami dari pemerintah kabupaten Seluma mengucapkan terima kasih atas kepedulian pemerintah provinsi Bengkulu, pak Gubernur pak Sekda yang pada hari ini menyambangi warga terdampak banjir, sekaligus memberikan bantuan,” ungkap Hendarsyah.

Hendarsyah menambahkan saat ini juga masih membutuhkan bantuan perahu karet untuk menjangkau beberapa rumah yang aksesnya benar – benar tertutup oleh banjir, sehingga akses satu – satunya adalah menggunakan perahu karet.

“Saat ini ada beberapa rumah yang aksesnya tertutup oleh banjir, jadi untuk sampai ke dusun 3 desa Jenggalu ini diperlukan perahu karet. Tadi sudah disampaikan ke Basarnas Provinsi dan BPBD juga Dinas Sosial kabupaten perahu karet siap dibawa ke desa Jenggalu ini,” tambah Asisten I Seluma.