Bengkulu – Operasi Zebra Nala 2020 yang dilakukan Polda Bengkulu dan Polres jajaran yang sudah berlangsung sejak 26 Oktober 2020, telah melakukan puluhan kegiatan yang selalu berhubungan dengan imbauan kepada masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan dan menerapkan 3M (Menggunakan Masker Mencuci Tangan Menjaga Jarak) .
Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno SSos MH mengatakan, operasi Zebra tahun 2020 berlangsung ditengah pandemi covid-19. Jika biasanya operasi zebra fokus mendisiplinkan, penindakan masyarakat yang melanggar lalu lintas, operasi zebra dimasa pandemi fokus memberikan edukasi dan teguran.
“Tahun ini Operasi Zebra lebih fokus memberikan teguran dan edukasi yang terkait dengan prokes mencegah penyebaran wabah covid-19,” Jelas Kabid Humas kemarin Rabu (4/11/20).
Jika polisi tetap melakukan penindakan saat Operasi Zebra dikhawatirkan memberatkan masyarakat yang kesulitan ekonomi ditengah pandemi. Kecuali jika ada masyarakat yang melakukan lalu lintas yang sudah terlampau bisa untuk dirinya sendiri dan orang lain.
Misalnya melawan arah, tidak menggunakan helm atau menggunakan knalpot racing yang bisa menganggu pengguna jalan lain.
“Kecuali dengan udah akan dilakukan tindakan tilang, artinya yang mengakibatkan kecelakaan. Penindakannya juga dilakukan dengan sistem hunting, beberapa personel Lantas lain memberikan edukasi dan sosialisasi terkait prokes kepada masyarakat, ”Imbuhnya.
Sementara itu, Sat Lantas Polres Bengkulu, telah melakukan sejumlah kegiatan yang memberikan dampak terkait prokes sekaligus membagikan masker kepada masyarakat. Kegiatan tersebut difokuskan disejumlah lokasi keramaian dan tempat wisata.
Salah satunya di Pantai Panjang, personel Sat Lantas Polres Bengkulu memberikan himbauan kepada setiap pengunjung, kemudian membangun lalu lintas sekaligus memberikan masker kepada pengguna jalan.