Pemuda Muhammadiyah Sayangkan Sikap Dewan “Ngomel” Di Medsos

249

Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Provinsi Bengkulu melalui Evi Kusnandar yang menjabat sebagai Ketua Bidang Hikmah dan Hubungan antar lembaga menyayangkan sikap salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu dari fraksi PDI Perjuangan Andaru Pranata yang diduga telah mencurahkan pikirannya tentang pembangunan jalan rusak lewat akun media sosial milliknya.

“Setau saya bahwa lembaga Dewan itu memiliki hak budgeting dalam proses penganggaran yang di ajukan oleh eksekutif, sangat kita sayangkan kalo lah sekelas anggota dewan masih mencurahkan pikirannya lewat medsos. Seharusnya gunakan haknya dalam mengajukan anggaran, kan ada sidang, ada hearing, lobi lewat fraksi dan fraksi PDI Perjuangan sekarang memimpin lembaga legislatif. Manfaatkan hak yang ada karena itu di atur undang-undang,” Ujar Nandar

Pertanggung jawaban soal anggaran itu bukan hanya ada di eksekutif.”kalo ngak salah setiap dewan itu mendapatkan jatah dana aspirasi, seharusnya manfaatkan itu untuk pembangunan yang masih belum merata. Apa mungkin seorang dewan tak mengetahui sistem bekerjanya, atau mungkin ada kepentingan lain terkait postingan di medsos tersebut” Ungkap Nandar

Di tambahkan Nandar bahwa pihaknya sangat sedih jika anggota dewan tak mampu memanfaatkan hak yang dimilikinya.”sebagai warga Bengkulu Utara kita berharap banyak kepada wakil rakyat yang sekarang duduk di kursi DPRD Provinsi, yang mana di saat eksekutif tidak menganggarkan jalan rusak di wilayah Bengkulu Utara. Maka dengan dewan lah kita menumpukan harapan,” Ujar Nandar

Kalo rakyat kecil curhat di medsos itu mungkin bisa di maklumi karena mereka tidak memiliki hak budgeting dalam proses pembahasan anggaran APBD.”sebagai publik figur kita mengharapkan agar pak andaru untuk lebih bijak lagi dalam mengunakan medsos, kalo ada keluhan dengan eksekutif kita tunggu gebrakannya, kita tunggu ke tegasannya, kita tunggu aksinya sebagai wakil rakyat yang kita cintai,Tutup Nandar