Para Guru Rejang Lebong Minta Stop Politisasi Ijazah

597

Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Provinsi Bengkulu Wilayah II Kabupaten Rejang Lebong (RL), menggelar rapat bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA, MKKS SMK dan SLB.

Hal ini terkait  persoalan ijazah yang ramai dibicarakan di Kota Bengkulu, beberapa waktu lalu.

Kepala Cabdin Pendidikan Provinsi Bengkulu Wilayah II Kabupaten Rejang Lebong Inne Kristanti, SP, M.Si mengungkapkan, rapat bersama MKKS SMA, MKKS SMK dan Kepala SLB Negeri Kabupaten Rejang Lebong disepakati, bahwa mereka secara tegas menolak politisasi terkait pengambilan ijazah yang terjadi di Kota Bengkulu.

‘’Hari ini kita rapat bersama dan disepakati membuat pernyataan sikap untuk tegas tolak politisasi pengambilan ijazah,’’ tegas Inne.

Selain itu, Inne juga memastikan, di wilayah Kabupaten Rejang Lebong sejauh ini tidak ada temuan persoalan masalah ijazah tersebut.

Karena memang hampir seluruh sekolah khususnya tingkat SMA, SMK dan termasuk SLB persoalan ijazah tidak menemui kendala.

Sudah kita cek tidak ada persoalan masalah ijazah khusus di wilayah kabupaten Rejang Lebong dan kita berharap juga, di Kabupaten Rejang lebong jangan sampai terjadi politisasi masalah pengambilan ijazah,’’ demikian Inne.

Mohon jangan jadikan para pelajar sebagai objek politik, biarkan mereka fokus mendalami ilmu pembelajaran terlebih dahulu.