BAZNAS Diharapkan Mampu Bersinergi dengan Pemerintah

42

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) harus mampu bersinergi dengan pemerintah dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai wadah umat dalam
pengelolaan zakat.

“Sebagai bentuk lembaga, BAZNAS sangat diharapkan mampu bersinergi dengan pemerintah serta lingkungan masyarakat dan dapat menyebarluaskan nilai-nilai zakat di tengah masyarakat,” kata Gubernur Rohidin dalam amanatnya, yang disampaikan Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Supran, saat membuka secara resmi Rakorda BAZNAS se-Provinsi Bengkulu tahun 2021, di Gedung Daerah Bengkulu, Selasa (8/6).

Lebih lanjut disampaikannya, selain dengan pemerintah, BAZNAS juga harus bisa bersinergi lembaga pengelola zakat lainnya, agar memudahkan akselerasi peran pengelola zakat secara nasional guna menanggulangi kemiskinan dan memperbaiki kesejahteraan masyarakat.

“Pengelola zakat harus saling mendukung dan menguatkan satu sama lain. Sebab, wajah umat Islam terlihat pada institusi yang dimilikinya,” sebut Supran.

Untuk meningkatkan daya guna dan hasil guna, sampai Supran, maka, zakat harus dikelola secara melembaga, sesuai dengan syariat Islam, amanah, kemanfaatan, keadilan dan kepastian hukum serta terintegrasi dan akuntabilitas.

“Hal itu dimaksudkan agar dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan dalam pengelolaan Zakat,” sebutnya.

Di pengjujung amanatnya, Gubernur Rohidin berharap BAZNAS Provinsi Bengkulu dapat menjadi wadah yang dipercaya, sebagai landasan kuat dalam pemberdayaan umat.

Hadir dalam Rakorda tersebut, Ketua BAZNAS RI, Ahmad Sudrajad, Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu Fazrul Hamidy serta dari pengurus BAZNAS kabupaten dan kota Bengkulu.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI, Ahmad Sudrajad mengatakan, ada tiga yang harus dilakukan BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat bersinergi bersama pemerintah yaitu, aman syari’i, aman regulasi dan aman NKRI.

“Di sinilah pentingnya hadirnya BAZNAS dengan pemerintah daerah dan Kanwil Kemenag untuk memberikan ketenangan, kedamaian dan memberikan jaminan kerja sosial dengan aman syar’i, aman regulasi dan aman NKRI harga mati dan itulah yang harus kita jaga,” tegas Ahmad Sudrajad.

BAZNAS, sebutnya, sebagai lembaga utama untuk mensejahterakan umat. Untuk itu, diharapkan produktivitas kerja BAZNAS harus dikuatkan dengan spiritualitas pengurusnya serta selalu bersinergi dengan semua pihak.

“Dan mari kita membangun sinergi dan kolaborasi sesama kita. Selama apapun kita jika bersinergi dan berkolaborasi maka pasti kuat,” pungkasnya.