Dokumen Toko buku yang ada di dekat sekolah. ” Redy / Pakarnews.id “
Bengkulu Utara, Pakarnews.id – korwil Dinas pendidikan kecamatan wilayah lV setelah mendapatkan informasi dari media, langsung gerak cepat mencari kebenaran, terkait jual beli LKS di sekolah.
Korwil lV Pdang jaya Tukiman, Langsung menghubungi kepala sekolah yang di duga jual beli buku LKS di sekolah. Setelah mengetahui semua titik permasalahan, korwil memberikan hak jawab dari kepsek kepada pihak media.
Terkait jual beli LKS itu bukan dari sekolah melain kan dari toko yang kebetulan ada di dekat sekolah.
” Ya benar ungkap korwil, jual beli buku LKS memang ada, Namun penjelasan kepsek, bukan dari pihak sekolah yang menjual, melain kan ada toko buku dekat sekolah, bukan atas perintah sekolah, murid murid yang membeli buku, langsung ke pemilik toko, karena toko tersebut menjual berbagai macam atk untuk kebutuhan sekolah. Dan posisi toko tersebut dekat dengan sekolah. Dan tidak ada sangkut paut nya dengan sekolah,
Selain itu Dalam penjelasan pemilik toko juga sama, melalui WhatsApp ia menyampaikan
” Ya benar pak saya pemilik toko atk tersebut, saya bukak toko mulai dari tahun 2009, dan saya menjual bebagai macam atk di rumah saya, terkait Maslah jual beli LKS, itu benar adanya tapi saya tidak mengatasnamakan sekolah. Murid membelikan LKS tersebut dirumah atau toko saya” terang nya.
Terkait jual beli buku, itu tidak ada sangkut paut nya dengan sekolah, memang saya sering membawa buku itu ke sekolah karena ada pesanan murid dan juga saya guru di sekolah tersebut.
Sekali lagi saya sampaikan jual beli buku tidak ada kaitan nya dengan instansi atau sekolah. Itu dari toko ke murid. Dan tidak ada unsur paksaan mengharuskan untuk membeli buku LKS tersebut. Hanya saja wali murid salah pengertian. Karena mereka mengetahui kalau saya seorang guru di sekolah tersebut.dan banyak yang tidak tau kalau saya membuka toko jual beli buku dan atk di rumah . “Ungkapnya”
















