Tugu pembangunan dana CSR cangkang desa penarik.” Pakarnews.id”
Mukomuko, Pakarnews.id – Tak terima dituduh gelapkan dana CSR cangkang sawit kepala desa angkat bicara, Namun kepala desa menyanggah
Karena dana tersebut, mengingat Hal itu berdasarkan di mana dana tersebut sudah lama Masuk ke PAD desa penarik sesuai aturan yg berlaku, di duga tuduhan itu tidak benar sama sekali, sekali lagi saya tegaskan tidak benar .
Kades menyanggah kalau Bantuan itu setiap bulan ada, tapi untuk mensejahterakan masyarakat saya dan desa saya.seperti yg d tuduh itu tidak benar
Kades penarik Supardi Saat dikonfirmasi Awak Media.
” disini saya sampaikan bahwa benar perusahan PT memberikan fi cangkang dan kalau Masalah yang dituduh kalau saya menggunakan uang tersebut itu tidak benar.”
saya sebagai kepala desa sangat d rugikan, karena di tuduh memakai uang fi cankang yang diberikan pada 3 desa, yaitu lubuk saung, desa talang medan dan desa penarik. semejak operasinya pabrik PT SAP menyerahkan 3 juta per desa.
Kades juga menyampaikan “kalau semejak saya di lantik juni th 2022, uang tersebut digunakan untuk program 100 hari kerja saya ,membuat 1 buah tugu sawit, di simpang penarik dan keperluan pemuda ,pkk dan keperluan pelestarian gandai.serta mulai bulan November tahun 2024 , dana CSR kami serahkan langsung ke masjid Nurul Falah untuk pembanguan serta di gunakan berbagai kebutuhan masjid “teranagnya”
Semua itu saya sudah jelaskan sebelumnya kepada media yg menemui saya.”ujar kades”
Kami dari pemerintah desa Hanya sebagai perantara untuk dana csr yang di bagikan, selanjutnya dana tersebut kami kucurkan untuk pembangunan desa serta kegiatan kepemudaan desa.terang kades.
Kami berharap kepada pihak pihak yang salah paham, agar kira nya bisa mendengar hak jawab dari kami sebagai pemerintahan desa, supaya kami bisa menjelas kan kemana dana bantuan CSR yang masuk ke desa kami tersebut.”tutup kades” ( Ddk )
















